Gunungkidul Menjadi Sumber Pangan Terbesar Di DIY

oleh
Lahan pertanian di Gunungkidul. KH/ Wibowo.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengklaim, Gunungkidul masih menjadi penyumbang pangan terbesar di DIY. Setidaknya sebesar kurang lebih 20 persen kebutuhan pangan DIY dapat terpenuhi dari Gunungkidul.

“Hal tersebut merupakan salah satu keberhasilan dalam pemanfaatan lahan kering sehingga tetap produktif,” kata Bamabang Wisnu Broto usai mengikuti panen padi di Kecamatan Gedangsari, Kamis, (15/2/2018).

Untuk menjaga kelangsungan Gunungkidul sebagai penyumbang pangan sekaligus penopang pangan bagi wilayah sendiri, DPP terus mengawasi alih fungsi lahan di Gunungkidul. Berdasar pemetaan alih fungsi memang masih sedikit, akan tetapi tetap perlu pengawasan.

Bambang mengungkapkan, Kabupaten Gunungkidul memiliki lahan pangan berkelanjutan yang luasnya sekitar 6.000 hektare. Sementara untuk lahan sawah saat ini tercat ada 7.856 hektare sedangkan lahan kering tercatat sekitar 46.000 hektare.

“Lahan tersebut merupakan lahan yang tidak boleh dialih fungsikan dan tetap dijadikan salah satu penopang pangan di Gunungkidul,” tandas Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menyampaikan, hasil panen petani Gunungkidul pada musim panen kali ini cukup berhasil.

“Dengan inovasi yang terus ditingkatkan harapannya akan mampu mencukupi ketersediaan lumbung padi dan terus menjadi penyuplai kebutuhan pangan di DIY,” harap Immawan. (Wibowo)

Komentar

Komentar