Gerhana Bulan Total Tak Berdampak Serius Terhadap Aktivitas Nelayan

oleh
Aktivitas nelayan di Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul. KH/ Kandar.

TANUNGSARI, (KH),– Fenomena gerhana bulan total yang berbarengan dengan super blue blood moon pada 31 Januari 2018 tadi malam tidak berdampak serius terhadap akvititas di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul.

Berdasar keterangan salah satu anggota Satlinmas Rescue Wilayah II Baron, Siswanto, tidak ada himbauan khusus dari petugas keamanan setempat kepada nelayan atau wisatawan yang beraktivitas di pantai.

“Nelayan lebih dari 10 kapal tetap melaut,” katanya, Rabu, (31/1/2018) kemarin. Sebagian nelayan diakui memang mengamankan kapalnya sedikit lebih jauh dari bibir pantai. Tetapi hal tersebut dilakukan bukan karena adanya fenomena gerhana bulan total.

Para nelayan yang menaikkan atau mengamankan kapal di daratan merupakan kebiasaan rutin menjelang tanggal 11 hingga 15 untuk kalender jawa. Sebab, pada waktu-waktu tersebut gelombang memang mengalami kenaikan.

Sementara itu, Sumardi, salah satu nelayan Pantai Baron mengaku aktivitasnya tidak begitu terpengaruh adanya fenomena gerhana bulan tersebut. “Kami tetap melaut hanya saja hasil tangkapan sedikit,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengingatkan soal dampak supermoon dan gerhana bulan total ini. Masyarakat diharapkan mewaspadai tinggi pasang air laut maksimum hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari. (Kandar)