Gerakan Pramuka Kwarda DIY Salurkan Air Bersih Di Tepus

oleh
Dropping air dari Gerakan Pramuka Kwarda DIY. (KH)

TEPUS, (KH),– Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) DIY ikut terpanggil untuk menangani persoalan sulitnya pemenuhan air bersih bagi sebagian warga Gunungkidul. Ketua Kwarda DIY, GKR Mangkubumi, Sabtu, (7/9/2019) ikut terjun menyalurkan puluhan air tangki ke Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Putri Sultan HB X DIY ini mendorong agar Pramuka khususnya di DIY dapat berperan aktif di tengah masyarakat. Potensi anggota yang dimiliki sampai tingkat gugus depan maupun satuan karya (saka) membuka kesempatan yang besaruntuk langsung mengaplikasikan ketrampilan yang dimiliki bagi masyarakat.

Disebutkan, Gerakan Pramuka Kwarda DIY masa bakti yang sekarang membentuk Badan Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimasgana) agar dapat fokus dalam giat bhakti masyarakat dan penanganan bencana.

“Kehadiran dan keaktifan anggota Pramuka baik di level nasional dan daerah dalam penanganan bencana telah lama dilaksanakan baik dalam bencan alam, gempa bumi, erupsi merapi, angin kencang, banjir, siklon tropis dan lain-lain,” ujar perempuan yang merangkap jabatan sebagai Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) ini.

Dirinya menjelaskan, kondisi puncak kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Gunungkidul sangat dirasakan warga. “Masyarakat membutuhkan kepedulian kita untuk turut serta meringankannya melalui kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berupa penyaluran air bersih,” imbuh GKR Mangkubumi.

Koordinator Penyaluran Air Bersih, Hanggoro Adiyanto mengungkapkan, Gerakan Pramuka Kwarda DIY sebelumnya telah menjalin koordinasi dengan Pramuka Kwarcab Gunungkidul untuk melakukan pendataan kebutuhan air berish.

Beberapa lokasi telah dipilih, diantaranya di sekitar Kecamatan Tepus dan Patuk. Sasaran baksos air tangki tersebut merupakan permohonan dari beberapa pengurus dan Pembina Pramuka.

“Tidak menutup sebaran lokasi akan bertambah di kecamatan lain bahkan kwarcab lain seperti di Bantul, Kulonprogo dan Sleman,” kata Hanggoro.

Bantuan droping atau penyaluran air bersih telah dilaksanakan sejak hari Selasa, (3/9) lalu dengan sebaran lokasi penampungan air yang menjadi milik umum dan bukan milik pribadi dengan tujuan dapat digunakan masyarakat secara bersama-sama.

Adapun sumber dana guna penyaluran air bersih didapatkan melalui donasi yang terkumpul dari anggota, pengurus dan purna Pramuka di DIY dan sekitarnya serta beberapa sumber donasi perseorangan maupun komunitas selain dari unsur Pramuka.

“Terkumpul 60 air tangki. Sementara telah disalurkan 30 tangki,” imbuhnya. (Kandar)

Komentar

Komentar