Gemar Membaca, Menembus Batas Menuju Masyarakat Cerdas

yessy-gusman-gemar-membacaKABARHANDAYANI,– “Dengan membaca aku bisa.” Inilah semboyan yang akrab dalam Gerakan Pemasyarakatan Gemar Membaca. Ya, budaya membaca sejatinya memang sarana penembus batas menuju masyarakat cerdas.

Sebelum akrab dengan budaya literasi dan perpustakaan, masyarakat telah mengenal istilah “niteni”. Niteni sejatinya juga merupakan budaya membaca, hanya saja yang dibaca adalah perilaku manusia, makhluk hidup lain, serta fenomena alam.

Membaca memang menjadi prasyarat bagi masyarakat dan siapa saja yang ingin dirinya maju dan menjadi mampu. Karena itu, Kantor Perpustakaaan dan Arsip Daerah Gunungkidul sebagai unit pelaksana di bidang perpustakaan dan kearsipan senantiasa mendorong masyarakat untuk semakin mencintai buku dan perpustakaan.

Selengkapnya klik VNEWS di bawah. Testimoni para tokoh berikut tentang geliat masyarakat Gunungkidul, perpustakaan, dan budaya membaca, dalam menuju masyarakat yang semakin cerdas, maju, dan sejahtera. (KH, Public Advertorial).

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar