Dukung Pengembangan Ternak Kambing PE, Pemkab Gunungkidul Bantu Kandang

oleh
Bupati Gunungkidul, Badingah saat penyerahan bantuan kandang Kambing PE. KH

PLAYEN, (KH),– Guna mendukung upaya masyarakat dalam mengembangkan peternakan kambing Peranakan Etawa (PE), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memberikan bantuan kandang kambing.

Selain memberikan bantuan kandang ternak dengan kapasitas 20 ekor, peralatan pengolahan susu juga diberikan kepada kelompok ternak Rojo Koyo, salah satu pengembang ternak kambing PE yang berada di Dusun Tanjung, Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam kesempatan penyerahan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto menyampaikan, sejumlah kecamatan di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mulai fokus mengembangkan ternak kambing PE.

“Saat ini populasi kambing PE di Gunungkidul sudah mencapai lima ratus tujuh puluh delapan ekor,” ungkapnya, Kamis, (25/10/2018).

Menurutnya, pada awalnya pemeliharaan kambing P.E hanyalah sebatas hobi atau sebagai kebanggan saja, namun saat ini pemeliharaan kambing sudah dikembangkan sebagai penghasil susu.

Di luar itu, memelihara kambing PE juga menjanjikan keuntungan karena harganya yang relatif tinggi. Harga kambing PE di Gunungkidul tidak kalah jika dibandingkan dengan harga di Kabupaten Sleman atau Kulonprogo. Mutu genetik kambing PE Gunungkidul juga tidak kalah baik.

“Mutu dapat dilihat dari predikat juara saat diadakan perlombaan,” imbuh Bambang.

Sementara itu, menyertai hadir pada agenda penyerahan bantuan, Bupati Gunungkidul, Badingah, mengklaim bahwa Gunungkidul dikenal sebagai gudang ternak di DIY. Masyarakat dengan dukungan Pemkab terus mengembangkan sektor peternakan. Saat ini Dinas Pertanian Dan Pangan Gunungkidul terus mengenjot populasi kambing PE.

“Kambing PE saat ini sudah tersebar di beberapa kecamatan seperti Playen, Ngawen, Semin dan Ponjong. Pengembanganya pun dinilai sangat menggembirakan,” ujarnya.

Keberadaan pengembangan kambing PE di Gunungkidul dinilai sangat startegis sebagai pendukung pariwisata. Seperti di Kecamatan Playen. Pengembangan kambing PE tidak jauh dari beberapa destinasi wisata seperti Goa Ngrancang dan Air Terjun Sri Getuk.

Di samping sebagai show room kambing PE, kelompok ternak juga menjadi penghasil produk olahan susu kambing. (Kandar)

Komentar

Komentar