Dukuh Ngimbang Tak Hadir Berikan Klarifikasi, Warga Bubar

oleh
Ratusan warga Padukuhan Ngimbang kecewa. Agenda penyampaian klarifikasi dari dukuh setempat gagal. foto: istimewa.

NGAWEN, (KH),– Ratusan warga Padukuhan Ngimbang, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen kecewa atas ketidakhadiran dukuh Ngimbang, Suyatno yang diagendakan akan memberikan klarifikasi atas sejumlah tuduhan, Rabu, (28/2/2018) kemarin.

Suyatno mengingkari hasil kesepakatan yang dibuat pada Senin, (26/2) lalu menindaklanjuti adanya aksi warga yang menuntut dirinya mundur karena dituduh melakukan sejumlah penyelewengan dana.

Kades Watusigar, Pardi, dihadapan ratusan warga sempat membacakan kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Kecewa atas ketidakhadiran dukuh warga kemudian membubarkan diri.

“Kami minta waktu 3-5 hari utk membentuk tim investigasi,” kata Kades Watusigar, Pardi. Pihaknya berusaha meredam kekecewaan warga.

Pardi meminta kepada warga dusun tetap menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Pihaknya berjanji, Kamis, (1/3/2018) hari ini akan memanggil oknum dukuh ke balai desa.

Agenda klarifikasi dari dukuh Ngimbang yang gagal berlangsung tersebut mendapat pengawalan dari sejumlah anggota Polsek Ngawen dan Koramil Ngawen.

Sebagaimana diketahui, Senin, (26/2) lalu warga dusun Ngimbang melakukan aksi unjuk rasa di balai desa setempat menuntut dukuh Ngimbang mundur. Aksi tersebut dilakukan atas dugaan penyelewengan sejumlah dana bantuan sosial. Oknum dukuh dituduh memotong bantaun Peserta keluarga Harapan (PKH), bantuan korban banjir dan tidak transparan dalam mengelola dana SPAMDus. (Kandar)