Disdikpora Gunungkidul Dan UNY Jalin Kerjasama Demi Pendidikan AUD Lebih Optimal

oleh
Pembukaan kerjasama pemberdayaan dan pendampingan UNY bagi masyarakat dan pendidik PAUD. KH.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul mengadakan kerjasama pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Pendidikan Masyararakat (dikmas).

Pembukaan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Senin, (1/7/2019) di Desa Bejiharjo. Kegiatan akan berlangsung selama 1 bulan, mulai awal Bulan Juli hingga ditutup Bulan Agutus 2019 mendatang.

“Kegiatan pemberdayaan memperkuat kerja sama yang selama ini terjalin,” kata Rektor UNY, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa M.Pd.

Pihaknya memaparkan, pemberdayaan merupakan suatu mekanisme dimana, individu, organisasi dan masyarakat menjadi paham akan masalah yang mereka hadapi. Program Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul, salah satunya Desa Bejiharjo yang memiliki beberapa karakteristik khusus dan layak untuk menjadi daerah tujuan wisata.

“Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli dengan faktor pendukung seperti sistem pertanian dan sistem sosial. Melalui kerjasama antara UNY dan DIKPORA Gunungkidul bidang DIKMAS dan PAUD bertujuan agar masyarakat memiliki kemampuan mengembangkan potensinya,” papar Sutrisna Wibawa.

Oleh karena itu, lanjut dia, di Desa Bejiharjo telah dilaksanakan program pemberdayaan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. Selain itu diberikan juga program pada Pendidik dan Penggerak PAUD agar mampu memberikan pelayanan pendidikan Anak Usia Dini (AUD) lebih optimal.

Adapun berbagai kegiatan kerjasama pemberdayaan dan pendampingan diantaranya; Bedah Permendikbud 146 dan 137 untuk Pendidik PAUD se-Kab Gunungkidul, Pelatihan Pendekatan Scientific pada Anak Usia Dini, Pelatihan Konsep Seni untuk anak Usia dini, Workshop menggambar untuk anak usia dini, Konsep Bahasa dalam mendongeng dan bercerita untuk anak usia dini, Teknik bercerita dan mendongeng, Pembelajaran PAUD berbasis Budaya lokal, dan lain-lain.

Sementara itu, mewakili Bupati Gunungkidul, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Siti Isnaini Dekoningrum SH., menyampaikan, atas nama pemerintah daerah pihaknya menyambut baik kerjasama yang terlaksana.

“Kami berharap kegiatan bersama UNY mendapat respon positif dari seluruh unsur yang terlibat dalam layanan pendidikan anak usia dini,” harap dia.

Siti mengakui pendidik anak usia dini masih membutuhkan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM agar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya optimal.

Ditambahkan, keberadaan  lembaga PAUD yang merata di Gunungkidul dinilai telah meningkatkan minat dan kesadaran masyarakat akan pentingya pendidikan usia dini.

“Namun demikian minat dan kesadaran itu perlu direspon dengan upaya intensif dalam peningkatan kapasitas dan SDM pengajar atau pendidik karena mereka merupakan unsur yang menentukan keberhasilan layanan lembaga PAUD,” terang Siti. (Kandar)

Komentar

Komentar