Dinas Pariwisata Gelar Lomba Video Dan Foto Pelajar Berhadiah Puluhan Juta

Poster lomba foto dan video bagi pelajar yang diselenggarakan Dispar Gunungkidul. KH

WONOSARI, (KH),– Dalam rangka mengenalkan sekaligus upaya promosi wisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul menyelenggarakan lomba video pendek dan foto bagi pelajar dengan total hadiah mencapai Rp. 20-an juta.

Disampaikan Kasi Promosi Dinas Pariwisata Gunungkidul, Sumardamto, lomba video dan foto berlangsung selama satu hari dalam waktu bersamaan yakni pada tanggal 10 September 2017 mendatang.

“Kedua lomba bertema Pesona Gunung Sewu Geopark Gunungkidul,” katanya, Selasa, (29/8/2017).

Pihaknya menginformasikan, peserta wajib mendaftarkan diri dengan mengisi  formulir yang telah disediakan panitia di www.infowisatagunungkidul.com dan http://bit.ly/daftaronlinelombadispargk sebelum tanggal 08 september 2017.

Lomba yang diselenggarakan bekerjasama dengan komunitas Gunungkidul Photography (GP) ini memiliki beberapa syarat dan ketentuan diantaranya;

Syarat dan ketentuan lomba video :

  1. Peserta adalah masyarakat umum Warga Negara Indonesia, untuk kelompok maksimal 5 orang.
  2. Video merupakan karya asli kelompok atau perorangan dan belum pernah dipublikasikan
  3. Pengambilan materi video mulai jam 07.00 WIB sampai dengan jam 14.00 WIB, Pengumpulan hasil karya Video dibatasi sampai jam 21.00 WIB pada hari pelaksanaan lomba.
  4. Pengambilan gambar hanya diperbolehkan menggunakan handphone/ smartphone. Editing bebas.
  5. Durasi video maksimal 3 menit Format video mp4 dan dalam kualitas baik.
  6. Peserta wajib mencantumkan logo dinas Pariwisata Gunungkidul dan logo Brand Gunungkidul Handayani pada karya akhir videonya.
  7. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu video untuk diikutsertakan dalam lomba.
  8. Mencantumkan deskripsi video dalam bentuk Word.

Syarat dan ketentuan lomba Foto :

  1. Peserta diperbolehkan mengirim maksimal 5 (lima) foto berwarna (jpeg)
  2. Foto yang diikutsertakan merupakan foto asli Karya sendiri
  3. Peserta diperkenankan menggunakan kamera jenis apapun kecuali hp,action cam dan drone.
  4. Olah digital diperbolehkan sebatas perbaikan kualitas foto (brightness, saturation, contras, crop) dengan tidak menambahkan atau menghilangkan objek pada foto.

Sementara itu, ketua komunitas GP, Basuki Rahmanto menambahkan, karya video dan foto dilarang mengandung unsur SARA, pornografi, dan kekerasan atau melanggar norma sosial serta hukum yang berlaku di Republik Indonesia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar