Di Ngawen, Tiap Hektar Padi Mekongga Hasilkan 10 Ton Gabah

oleh
Panen raya Padi Mekongga di Ngawen. foto: istimewa.

NGAWEN, (KH),– Hasil panen padi varietas Mekongga yang ditanam di Kecamatan Ngawen terbilang membanggakan. Hal tersebut diutarakan Bupati Gunungkidul, Badingah ketika mengikuti panen raya padi bersama kelompok tani Sido Dadi Dusun Sambeng IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Senin, (26/2/2018).

“Pemkab berkomitmen mendukung upaya petani meningkatkan hasil sektor pertanian di Kabupaten Gunungkidul,” katanya usai melakukan kegiatan simbolis panen raya bersama Kapolres, Dandim Gunungkidul, dan sejumlah pejabat dari berbagai instansi.

Pihaknya mengapresiasi kelompok tani yang berhasil mengembangkan tanaman padi jenis Mekongga. Menurutnya hasil mengembirakan tersebut tidak lepas dari semangat yang tinggi para petani Gunungkidul untuk bercocok tanam.

Berdasar data ubinan, tiap satu hektare lahan tadah hujan yang ditanami padi jenis Mekongga mampu mengghasilkan 10 ton gabah. Tahun ini di wilayah setempat telah dipanen padi Mekongga dari lahan seluas sekitar 25 hektare.

“Kami akan mendukung berbagai kebutuhan petani guna mendongkrak hasil panen, agar Gunungkidul dapat terus menjadi penyangga bahan makanan khusunya di Daerah Istimea Yogyakarta,” tandas bupati menyampaikan komitmennya.

Sementara itu, untuk meningkatkan hasil pertanian, Kepala Dinas Pertanian DIY, Ir Sasongko berjanji akan mengusulkan pembuatan embung di tahun 2019 untuk dibangun di wilayah tersebut. (Wibowo)

Komentar

Komentar