Di Cekungan Seluas 1,5 Hektar, Tebing Tanah Longsor

Tanah di tebing sebuah cekungan ambles/ longsor  terjadi di Padukuhan Ngampo, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu sehingga membuatnya lebih luas. KH

SEMANU, (KH),– Fenomena alam banyak terjadi di Gunungkidul menyusul adanya intensitas hujan tinggi yang mengakibatkan banjir sekitar sepekan lalu. Kali ini tanah ambles atau tepatnya longsor terjadi di sebuah kawasan cekungan seluas 1,5 hektar di wilayah Semanu.

Disebutkan Dukuh Ngampo, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Wugiyanto, tanah longsor ditengarai terjadi pada Senin malam, (5/12/2017). Tanah yang berada di wilayahnya tersebut merupakan tanah perbatasan antara pemukiman warga dengan hutan/ baon.

“Perkembangan pagi ini, tepian tanah yang semula belum longsor masih terjadi pergerakan ikut longsor,” ujarnya ketika dihubungi Kabar Handayani, Rabu, (6/12/2017).

Disebutkan, di kawasan tersebut sebelumnya memang merupakan cekungan besar yang telah ada sejak lama, diyakini pula terdapat luweng/ lobang tanah atau ponor yang menjadi lokasi masuknya aliran air hujan. Lahan permukaan tanah yang terdapat luweng berada pada posisi yang lebih rendah dibanding tanah sekelilingnya, atau berbentuk semacam telaga. Setelah tergenang air cukup banyak tebing cekungan tersebut menjadi labil lalu longsor yang mengakibatkan cekungan bertambah luas.

“Dimungkinkan luweng tersebut tersumbat saat banjir, akibatnya air sempat menggenang cukup luas. Dimungkinkan karena beban berat atas volume air yang banyak serta menjadi labilnya tanah di bagian tebing, kemudian terjadi longsor,” tutur Wugiyanto.

Wugiyanto menyebut,  cekungan yang menyerupai telaga tersebut diprediksi pada beberapa sudut memiliki kedalaman lebih dari 20 meter. Pada beberapa titik diyakini ada yang bertambah dalam, akan tetapi pada sebagian besar yang lain menjadi dangkal karena tertimbun longsoran tanah dari tebing cekungan itu. Sementara itu longsoran tanah yang terjadi mengakibatkan cekungan semakin luas. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar