Depresi Idap Glukoma, Warga Tepus Akhiri Hidup Di Pohon Nangka

oleh
Petugas Polsek Tepus melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian bunuh diri. foto: istimewa.
Petugas Polsek Tepus melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian bunuh diri. foto: istimewa.

TEPUS, (KH),– Padukuhan Ngande ande, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, gempar, Kamis, (21/2/2019) sore. Penyebabnya, salah satu warga setempat, Pamin Mitro Rejo, (70) melakukan tindakan bunuh diri.

Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim, SH menginformasikan, peristiwa diketahui oleh salah satu warga setempat, Sunasa (43). Mulanya sekitar pukul 15.30 WIB, saksi sedang melintas di depan rumah korban.

“Saat melintas, tidak sengaja melihat ke samping rumah korban. saksi kaget seperti melihat orang tergantung,” terang AKP Mustaqim.

Untuk memastikan sosok yang dilihat, Sunasa mengajak serta warga lain untuk melihat lebih dekat. Setelah kedua warga mendekat benar bahwa lansia yang tinggal dengan istrinya tersebut gantung diri di sebuah pohon nangka.

Begitu menerima laporan, anggota Polsek yang melakukan pemeriksaan di tempat kejadian bersama petugas medis menyimpulkan bahwa Pamin Mitro Rejo meninggal dunia murni gantung diri.

Baca Juga: Kades Mulo Ungkap Motif Warga Menjebol Bangunan Tempat Gantung Diri

 

Di tubuh korban tak ada tanda-tanda penganiayaan atau tindak kriminalitas. ”Berdasar keterangan  warga dan keluarga Pamin Mitro Rejo menderita sakit glukoma hingga tidak bisa melihat,” tukas Kapolsek. Sehingga diduga sakit tersebut mengakibatkan depresi lantas menjadi pencetus tindakan mengakhiri hidup.

Sementara itu, salah satu warga setempat menurturkan, pelaku tindakan bunuh diri tersebut tinggal serumah bersama istri. Anaknya, tinggal tidak jauh dari kediaman Pamin Mitro Rejo bersama keluarganya. (Kandar)

Komentar

Komentar