Dari 20 Kasus Kades Bunder Sebagian Sudah Selesai

Suasana unjuk rasa menuntuk Kades Bundes lengser. KH/ Edo
Suasana unjuk rasa menuntuk Kades Bundes lengser. KH/ Edo

PATUK, (KH)— Adanya demonstrasi yang dilakukan warga Desa Bunder menuntut kadesnya, Kabul Kabul Susanto turun dari jabatannya.

Adanya kasus ini, Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi menyatakan sikap masih menunggu hasilnya terhadap penanganan kasus oleh kejaksaan. Ketika ditanya perihal keberlangsungan jabatan kades ia belum bisa memberikan jawaban.

“Belum bisa berbicara banayak, kita masih menungu hasilnya saja, pokoknya kita serahkan ke kejaksaan,” ujarnya, Kamis, (5/2/2016).

Ia menginformasikan, aksi unjuk rasa penuntutan massa itu disebabkan adanya sekitar 20 kasus yang membelit Kabul Susanto.

Haryo Ambar menegaskan bahwa dari 20 kasus tersebut 11 diantaranya sudah dapat diselesaikan. Sisa permasalahan yang belum dapat diselesaikan karena merupakan hal-hal sangat teknis.

Pihaknya juga tidak menyebutkan rincian kasus yang dialami kades Bunder tersebut sehingga kades dicap oleh warga yang berunjuk rasa sebagai koruptor. “Pak Kabul korupsi, balita kurang gizi” tulis salah satu pendemo dalam sebuah spanduk.

“Misalnya permasalahan pengurgan di dekat kios pasar itu, yang jelas sangat teknislah. Kita sudah sampaikan dan diskusi dengan BPDnya” Imbuh Haryo.

Pihaknya hanya memastikan, meski kades sedang terjerat berbagai kasus pelayanan di kantor desa jangan sampai terganggu. Menurutnya memperhatikan hal tersebut lebih penting, biarlah pihak kejaksaan yang menyelesaikan. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar