Danes, Dalang Cilik Ini Sempat Tak Kuat Angkat Tokoh Raksasa

oleh
Danes Woro Satya Swandaru saat tampil pada Festival Pedalangan 2018 di alun-alun Wonosari. KH

PLAYEN, (KH),– Danes Woro Satya Swandaru (7), dipercaya menjadi wakil Kecamatan Playen kategori dalang anak pada Festival Pedalangan 2018 yang digelar Dinas Kebudayaan Gunungkidul. Kompetisi tersebut dimulai Jum’at, (3/8) hingga Minggu, (5/8) kemarin.

Siswa kelas 1 SD Kanisius Wonosari 2 ini saat tampil membawakan lakon Gatot Kaca Lahir. Mengikuti festival tersebut merupakan yang pertama kali baginya. Tampil menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang yang dimainkan serta disaksikan penonton dan juri tak membuatnya minder.

Dirinya menganggap tak ada kendala berarti. Hanya saja, ia merasa bahwa tokoh wayang raksasa Patih Sekipu cukup berat saat dimainkan. Wajar, tangan mungilnya memang belum cukup kuat sehingga leluasa memainkan tokoh wayang yang berukuran cukup besar itu.

“Sempat seperti tidak kuat saat mengangkat Raksasa dari negara Gilingwesi itu,” tutur Danes usai pentas. Nampak ia cukup senang dan penuh semangat mendapat kesempatan tampil.

Sebagaimana dituturkan ayahanda Danes, Yoseph Harjanto, ketertarikan terhadap seni wayang kulit muncul saat Danes berusia 4 tahun. Saat itu Danes diajak melihat pementasan wayang kulit di kampungnya.

“Saat membeli mainan yang dipilih juga wayang,” kenang Yoseph Harjanto.

Melihat anaknya menyukai wayang, dirinya selalu berusaha mendukung keinginan Danes memiliki tokoh-tokoh karakter wayang. Momentum ulang tahun selalu menjadi alasan anaknya untuk meminta hadiah wayang.

“Saat ini tokoh wayang sudah komplit berikut kotak, kelir, gayor kelir, blencong hingga cempolo,” ungkap Yoseph.

Selain mendukung kepemilikan tokoh wayang berikut perlengkapan pentas, pemilik apotik di jl. Wonosari-Yogya, Playen Gunungkidul ini juga selalu meluangkan waktu mengantar anaknya berlatih dalang di Sanggar Pengalasan, Karangmojo.

“Tiap minggu antar jemput di Sanggar Pengalasan.” imbuhnya.

Meski dalam keikutsertaannya pada festival belum meraih juara, Joseph sama sekali tak mempersoalkan. Hal terpenting baginya, tampil pada sebuah kompetisi dapat menjadi menjadi bahan evaluasi latihan sekaligus melatih mental anaknya. (Kandar)

Komentar

Komentar