Dampak Hujan Berdurasi Lama, 63 Rumah Terendam Banjir, 60 KK Mengungsi

oleh
Longsor di Natah, Nglipar. foto: istimewa.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Dampak hujan deras berdurasi lama yang terjadi di Gunungkidul pada Rabu, (6/3/2019) mengakibatkan air sungai meluap, banjir dan tanah longsor.

Berdasar pantauan dan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, longsor dan banjir terjadi di 4 kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki melalui melalui release informasi yang dipublikasi menyebutkan, banjir dan longsor terjadi di Gedangsari, Semin, Nglipar dan Ngawen.

Data rekapitulasi bencana yang dipublikasi BPBD Gununogkidul. foto: istimewa.

“Tanah longsor terjadi di 27 titik, rumah terendam air ada 63 rumah,” rincinya, Rabu, (6/3) malam. Puluhan rumah tersebut diantaranya tergenang banjir. Sebagian yang lain tergenang luapan air sungai Oya.

Rumah yang terkena luapan sungai Oya paling banyak terjadi di Kecamatan Ngawen. Sebab rumah-rumah ini berada tidak jauh dari bantaran Sungai Oya. Sementara rumah yang tergenang banjir lebih banyak terjadi di Semin dan Nglipar.

Akibat banjir dan longsor tersebut sebanyak 60-an kepala keluarga (KK) mengungsi. Sementara di Padukuhan Krinjing, Desa Mertelu Kecamatan Gedangsari, 1 ekor sapi dan 13 ekor ayam milik Sumpomo (48) hanyut.

Selain mengungsi di balai padukuhan dan rumah tokoh warga, korban terdampak banjir dan tanah longsor mengungsi di rumah warga yang terdekat.

Hingga berita ini dilansir, upaya pengembangan informasi terus dilakukan oleh BPBD Gunungkidul. (Kandar)

Komentar

Komentar