Cocokkan Data, Pantarlih Datangi Rumah Bupati Gunungkidul

oleh
Pantarlih melakukan Coklit di rumah Bupati Gunungkidul, Badingah. (Wibowo).

WONOSARI, (KH),– Komisi Pemilihan Umum (KPU) serentak melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar calon pemilih pemilu 2019. Begitu juga di Kabupaten Gunungkidul. Untuk hari pertama petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih mendatangi kediaman sejumlah tokoh.

Mendampingi Pantarlih berkunjung ke rumah Bupati Gunungkidul, Badingah, Ketua KPU Gunungkidul, Muh Zaenuri Ikhsan mengatakan, sejumlah tokoh sengaja dipilih untuk memberikan contoh dan semangat kepada masyarakat agar masyarakat dapat memberikan data yang akurat serta sesuai dengan data kependudukan yang dimiliki.

“Selain ke rumah bupati juga mendatangi sejumlah tokoh seperti ketua MUI dan Seniman Dimas Tejo. Mereka dipilih sebagai contoh,” katanya, Selasa, (17/4/2018).

Di rumah bupati, petugas menemukan perbedaan data milik Badingah. Petugas menemukan adannya data perbedaan nama dan Nomor induk kependudukan (NIK). Dalam model A- KPU nama bupati tertulis Badi-ah sedangkan dalam KTP tertulis Badingah. Data KPU tersebut kemudian dibetulkan sesuai dengan data KTP.

Muh Zaenuri menjelaskan, selama kurang lebih satu bulan KPU menugaskan sebanyak 2.715 Pantarlih untuk melaksanakan Coklit ke desa di seluruh Gunungkidul. Zaenuri juga meminta petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih bersemangat dan melaksanakan pendataan dengan baik.

KPU Kabupaten Gunungkidul meminta ada peran aktif masyarakat untuk mengikuti semua tahapan pemilihan umum. Sehingga pemilu 2019 akan menjadi pemilu serentak yang dapat menghasilkan wakil rakyat yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Badingah menginginkan, Pantarlih cermat dalam mencocokan data calon pemilih. “Sehingga proses Coklit dapat dihasilkan data yang akurat,” harapnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar