Cara Nelayan Mendidik Anak Melaut

Anak nelayan Pantai Sadeng berlatih melaut. Foto: Rado.
Anak nelayan Pantai Sadeng berlatih melaut. Foto: Rado.

GIRISUBO, (KH), — Lautan yang luas merupakan teman sehari hari para nelayan. Laut menjadi sumber penghidupan mereka, walaupun bahaya selalu mengancam sewaktu waktu.

Bagaimana para nelayan Pantai Sadeng Girisubo mendidik anak-anaknya sebagai generasi penerus nelayan? Pengamatan KH, seperti anak-anak lain pada umumnya, para anak nelayan Pantai Sadeng juga disibukkan dengan kegiatan belajar di sekolah. Ketika pagi, mereka berangkat sekolah dan belajar. Setelah pulang atau hari libur sekolah anak nelayan akan bermain seperti anak lainnya, namun mereka akan diajarkan bagaimana cara berenang dan menyelam sampai benar benar mahir.

Jika sudah mahir berenang, anak-anak ini akan diajarkan cara mencari ikan di pantai. Sebelumnya, anak-anak juga diajarkan menaiki perahu kecil dan cara menggunakan sampan dan dayung. Belajar berenang itu pasti. Secara tidak langsung, orang tua mereka juga mengajarkan bagaimana jika terjadi sesuatu di air.

Pada awalnya, anak diajak naik perahu setiap libur sekolah dengan tujuan agar anak ini kelak akan tahan ketika naik perahu agar tidak mabuk laut sambil diajarkan menangkap ikan dengan jaring atau pancing. Ketika beranjak dewasa anak ini akan diajarkan memasang jaring dan diajarkan tentang gelombang laut.

Dalam belajar gelombang laut, anak-anak nelayan juga dilatih agar peka dan benar-benar memahami bermacam macam jenis gelombang laut. Pelajaran langsung ini berlangsung sampai anak dewasa dan siap untuk dilepas sendiri. Pada saat sudah dewasa, mereka dan akan dibekali perahu sebagai alat utama mengarungi lautan menangkap ikan. (Rado).

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar