BPBD Gunungkidul Mulai Lakukan Dropping Air, Ribuan Tangki Disiapkan

oleh
Dropping air di Tanjungsari. foto: istimewa.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Musim kemarau sudah mulai terasa. Cadangan air masyarakat di dalam bak Penampungan Air Hujan (PAH) mulai habis. Air di telaga mengering dan sumur mengalami surut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul melalui Seksi Kedaruratan dan Logistik Senin, (28/5/2018) mulai melakukan dropping air untuk yang pertama kalinya.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edi Basuki mengatakan, droping air bersih pertama kali pada tahun 2018 dilakukan di Desa Hargosari dan Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari.

“10 tangki air bersih di distribusikan kepada 8 lokasi bak penampungan yang nantinya akan digunakan masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” katanya melalui rilis informasi.

Menurutnya, proses permohonan dropping air bersih sangat mudah. Dapat dilakukan diawali dari koordinasi di padukuhan setempat. Kemudian Pemerintah Desa membuat proposal yang diketahui oleh Kecamatan setempat. Kemudian proposal di serahkan ke BPBD Kabupaten Gunungkidul di Komplek Bangsal Sewokoprojo.

Setidaknya tahun ini sebanyak 3.360 tangki air bersih dipersiapkan untuk kegiatan droping menanggulangi bencana kekeringan pada musim kemarau tahun 2018.

“Kami berharap musim kemarau pada tahun ini terjadi dalam kurun waku yang singkat, sehingga bencana kekeringan dapat ditanggulangi,” ujar Edi Basuki . (Kandar)

Komentar

Komentar