Bikin Penasaran, Luweng Blimbing Banyak Pengunjung

oleh
Luweng Blimbing di Semanu. KH/ Bara.

SEMANU, (KH),– Longsornya tebing Luweng (cekungan besar) Blimbing di Padukuhan Ngampo, Desa Pacarejo Kecamatan Semanu membuat khalayak penasaran. Luweng yang mengalami longsor di bagian tebing itu kini banyak pengunjungnya.

Salah satu hal yang menarik minat warga mengunjungi yakni karena luweng tersebut terisi air dengan warna hijau. Hal tersebut menarik minat warga untuk mengabadikan keindahannya.

Kepala Desa Pacarejo, Suhadi, mengatakan, sebelum banjir akibat dampak dari siklon tropis cempaka, Luweng Blimbing hanya memiliki lebar 20 x 40 meter. Namun akibat longsor di berbagai sisi, kini Luweng Blimbing memiliki lebar hampir 2 hektar.

“Sebelum surut volume air menggenang cukup banyak. Karenanya membuat tanah di bibir tebing menjadi labil sehingga longsor yang membuat cekungan semakin luas,” ungkapnya.

Salah satu warga, Mugi Wiyono mengaku, sebelum luweng tersebut melebar, warga sering mendengar dentuman yang bersumber dari dalam Luweng Blimbing. Dirinya menduga bunyi tersebut berasal dari runtuhnya tanah dalam ukuran yang besar.

“Luweng yang kini melebar tidak lagi bisa digunakan sebagai area persawahan seperti sebelumnya,” terang Mugi.

Sementara itu pihak pemerintah Desa Pacarejo berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan dinas terkait menyusul ramainya kunjungan. Dikhawatirkan pengunjung tidak hati-hati dengan kondisi tanah yang labil di sekeliling cekungan. Garis polisi saat ini telah dipasang oleh aparat kepolisian agar pengunjung tidak terlalu mendekat karena wilayah tersebut rawan longsor. (Wibowo)

Komentar

Komentar