Bersih Pantai Warnai Hari Peduli Sampah Nasional 2017

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati dan jajaran pejabat Pemkab Gunungkidul setelah pelaksanaan kegiatan bersih pantai di Pantai Baron, Jum’at, (24/2).

TANJUNGSARI, (KH)— Dalam perkembangan belakangan ini permasalahan sampah di Indonesia menjadi lebih klompleks dan meluas terutama terkait pencemaran isu sampah di laut. Tidak main-main, berdasar penelitian potensi sampah plastik yang ada di lautan Indonesia mencapai 187, 2 juta ton/ tahun.

Hal tersebut membuat Indonesia menjadi negara ke-dua terbesar di dunia yang menyumbang sampah ke laut setelah Cina. Untuk itulah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan himbauan agar disetiap lembaga pemerintah di Indonesia agar melaksanakan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2017.

Disamping itu Kementrian juga meminta pada peringatan HPSN 2017 yang jatuh pada Jum’at, (24/2/2017), agar berfokus pada kegiatan serempak berbagai pemangku kepentingan di seluruh Indonesia dalam bentuk bersih-bersih pantai dan laut.

Tidak terkecuali di Gunungkidul, Bupati dan Wakil Bupati serta beberapa pejabat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan institusi pendidikan mengadakan kegiatan apel siaga dan bersih pantai. Kegiatan ini di pusatkan di Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Badingah, S Sos mengatakan, keberadaan sampah dapat menjadi pembelajaran, dalam arti sampah bukan selalu sebagai musibah tetapi dapat menjadi nilai tambah untuk peberdayaan masyarakat.

“ Gunungkidul jangan sampai menjadi kota sampah,” pintanya. Dirinya menambahkan, Gunungkidul sangat mendukung komitmen pemerintah untuk menjadi tujuan wisata bahari.

Dalam rangka peringatan HPSN 2017 denga tema “Nenek Moyangku Seorang Pelaut, Bukan Pembuang Sampah Di Laut” disertai dengan kegiatan penanaman 10 ribu bibit pohon di sepanjang pantai dan jalan Wonosari- Baron. (Kandar)

Komentar

Komentar