Bershalawat Bersama Habib Syech, Ribuan Umat Muslim Penuhi Alun-Alun Wonosari

oleh

GUNUNGKIDUL, (KH),– Ribuan umat muslim dari berbagai penjuru menghadiri acara ‘Gunungkidul Bershalawat’ bersama Habib Syech Abdul Qadir Assegaf, Kamis, (6/9/2018) malam di alun-alun Wonosari.

Sejumlah pimpinan berbagai lembaga hadir pada kesempatan tersebut. Diantaranya dari Korem, Polda, Polres Gunungkidul, Kodim Gunungkidul serta Muspida dan lain-lain. Disela tausiyah serta lantunan Shalawat yang dipimpin Habib Syech, digelar pula deklarasi damai Pemilu 2019.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku bersyukur atas terselenggaranya agenda Shalawat akbar. Dalam balutan kebersamaan, Gunungkidul Bershalawat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Semoga menjadi sarana meningkatkan derajat keimanan dan mempererat Ukhuwah Islamiyah. Acara ini terselenggara juga merupakan wujud kebersamaan TNI, Polri, ulama dan masyarakat yang bermuara pada terpeliharanya persatuan dan kesatuan dalam rangka membingkai serta menjaga NKRI,” harap Badingah.

Harapan lain disampaikan, agenda Pilkades serentak serta Pemuli 2019, masyarakat di kabupaten Gunungkidul dijauhkan dari aksi saling fitnah. Pemilu dapat berjalan secara damai, aman, tenteram, kemudian menjadi jalan kesejahteraan bagi masyarakat Gunungkidul.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta, Brigjen TNI Muhammad Zamroni menghimbau kepada umat muslim yang hadir agar menjelang perhelatan pemilu jangan mau diadu domba.

“Perbedaan-perbedaan yang ada biarlah menjadi nikmat. Semoga ’Gunungkidul bershalawat’ membawa kedamaian di Gunungkidul dan Yogyakarta,” harap  Danrem.

Sementara itu, Habib Syech Abdul Qadir Assegaf dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk mensyukuri anugerah Tuhan. Bersyukur atas nikmat tinggal di negara yang aman dan damai. Salah satu bentuk syukur yakni dengan mencintai dan menjaganya.

“Mari kita bangkit bersama untuk mengamankan negeri ini dari segala bentuk fitnah. Orang yang bersyukur tidak akan banyak protes, tapi senantiasa bergembira dalam keadaan lapang maupun susah,” tandasnya.

Menyinggung beberapa kali perhelatan pesta demokrasi yang akan berlangsung baik Pilkades, Pemilu Legislatif dan Pilpres, Habib menghimbau kepada masyarakat untuk memilih siapa saja yang disukai dan inginkan. Namun jangan memaksakan kehendak kepada orang lain untuk mengikuti pilihan yang sama.

“Nanti siapapun pemimpin yang terpilih, itu adalah pilihan Allah SWT. Mari kita dukung dan singkirkan perbedaan untuk menuju kemakmuran negeri ini,” tegasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar