Berbagai Langkah Pemkab Gunungkidul Sambut Natal Dan Tahun Baru 2018

oleh
Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos didampingi Sekretaris Daerah, Ir. Drajat Ruswandono menunjukkan sejumlah penghargaan yang diraih disela pemaparan kebijakan Pemkab diakhir tahun 2017. KH/ Wibowo.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Dalam hitungan hari tahun 2017 segera berakhir. Akhir tahun ini di Gunungkidul diwarnai adanya bencana alam  dampak siklon Cempaka. Hal tersebut membuat Pemkab Gunungkidul mengambil langkah dan kebijakan sebagai respon sekaligus antisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan.

Beberapa kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan mencakup bendung air, jalan, jembatan dan talud telah ditangani. Saat ini penanganan progress pembangunan fisik secara keseluruhan telah mencapai antara 1 hingga 80 %.

Dalam waktu bersamaan Pemkab Gunungkidul juga dituntut mempersiapkan diri dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Dalam kegiatan press release, Rabu, (20/12/2017) lalu, Bupati Gunungkidul, Badingah, S. Sos, memaparkan berbagai langkah yang diambil Pemkab Gunungkidul.

Pada bidang perekonomian, bupati menyebut Pemkab melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan monitoring berbagai komoditas jelang Natal dan tahun baru. Menurutnya, beberapa komoditas diakui mengalami kenaikan.

“Kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas diantaranya; Beras IR64 maupun Mentik Wangi, telur ayam, cabai merah keriting, cabai rawit merah segar, cabai hijau, serta beberapa hasil perikanan seperti nila, udang, ikan kembung dan bawal,” papar Badingah.

Namun demikian kondisi kenaikan tersebut masih terkendali dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Besaran inflasi masih dibawah ambang batas kritis. Badingah mengurai beberpa langkah diantaranya operasi pasar di beberapa lokasi, diantaranya Pasar Argosari, Playen, Nglipar dan Semin.

Melalui Dinas Pertanian dan Pangan juga telah diupayakan revitalisasi program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Sambung Badingah, secara umum ketersediaan bahan pangan baik ditingkat distributor maupun yang  ada di pasar tadisional terhitung memadai. Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan panic buying sebagaimana yang lazim terjadi mendekati hari-hari besar agar tidak menimbulkan gejolak harga yang berlebihan.

Sementara itu, guna memberikan kenyamanan dan antisipasi hal-hal yang tidak dinginkan selama libur panjang Dinas Kesehatan telah menyiapkan petugas kesehatan di posko-posko daerah tujuan wisata mulai dari tanggal 24 hingga 31 Desember 2017.

Posko kesehatan diantaranya berada di Pantai Wediombo, Sundak, Baron, Ngrenehan, Nguyahan, Sri Gethuk,Nglanggeran, Kalisuci, dan Goa Pindul.

Selain itu, untuk puskesmas rawat inap dipersiapkan UGD 24 jam beserta mobil ambulance dan pengemudinya. Disiapkan pula tim gerak cepat yang siap on call apabila terjadi KLB (kejadian Luar Biasa).

Dalam kesempatan pemaparan berbagai langkah dan kebijakan akhir tahun tersebut bupati juga menyampaikan terkait diterimanya 19 penghargaan dan apresiasi tingkat nasional.

Diakhir pertemuan tak lupa perempuan kelahiran 1949 ini mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Natal bagi umat Kristiani dan selamat menyambut tahun baru 2018 kepada seluruh warga Gunungkidul. (Kandar)