Berawal Dari Hobi, Pemuda Ngawen Rintis Ternak Lovebird Sistem Gaduh

oleh
Serah terima ternak burung sistem gaduh. KH

NGAWEN, (KH),– Tak hanya beternak sapi dan kambing saja yang bisa dijalankan dengan sistem gaduh. Beternak burung jenis lovebird juga telah ada yang memulainya dengan sistem gaduh.

Adalah Angga Wicaksana Hanung Pradana, pemuda asal Padukuhan Sambeng 4, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen ini telah memulai ternak burung lovebird dengan cara yang belum banyak ditemui.

Awalnya Angga memang memiliki hobi memelihara burung. Dari hobi itu ia kemudian serius menangkarkannya hingga memiliki 12 pasang. Sekitar 6 bulan lalu ia kemudian memulai beternak sistem gaduh.

Dirinya mengajak rekan-rekan pemuda di sekitarnya tinggal yang memiliki ketertarikan sama terhadap burung untuk menekuni beternak burung. Bagi yang terkendala dalam hal modal untuk membeli induk, Angga menawarkan sistem gaduh.

“Bulan november 2017 lalu dengan modal Rp. 5 juta saya membeli 5 pasang burung lovebird. Kemudian lima burung tersebut dipelihara lima teman dengan perjanjian bagi hasil atau sistem gaduh,” terangnya, Minggu, (27/5/2018).

Selain pemberian modal berupa sepasang burung, kelima pemuda yang sebelumnya diseleksi juga diberi pelatihan bagaimana merawat burung dengan baik. Angga berharap kelak para penggaduh dapat mengembangkannya secara mandiri.

Disampaikan, sudah ada tiga penggaduh yang mulai merasakan hasilnya. Mereka sudah menjual burung hasil penangkaran dari induk pertama. Kemudian yang lain ada yang masih menunggu penetasan telur.

“Satu pasang hanya sebagai praktek pendalaman ilmu dari teori pelatihan. Jika sudah mengetahui seluk beluk memelihara burung, untuk menghasilkan untung yang lebih maka jumlah indukan harus ditambah,” jelas Angga. (Kandar)

Komentar

Komentar