Banjir Lagi, Kegiatan Pembelajaran Terpaksa Dilaksanakan Di Masjid

oleh
Kegiatan belajar mengajar siswa SD dan TK di Semanu dilaksanakan di Masjid. akses menuju sekoloah putus terendam banjir. KH/ Wibowo.

SEMANU, (KH),– Setelah hujan mengguyur cukup deras, Kamis malam, (11/1/2018) beberapa wilayah di Gunungkidul kembali tergenang air. Meski tidak separah banjir sebelumnya saat Gunungkidul dilanda Siklon Cempaka beberapa waktu lalu, namun banjir kali ini juga mengakibatkan dampak serius.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Semanu, banjir sempat memutus akses jalan antar kecamatan dan lokasi-lokasi aktivitas warga. Akibatnya warga yang akan beraktivitas harus berjalan memutar menempuh jarak yang lebih jauh.

“Akses ke Kantor kecamatan dan lembaga pendidikan terputus,” ujar Jumingan warga Semanu.

Dampak putusnya akses jalan antar kecamatan, juga menggangu proses belajar mengajar. Seperti yang dialami puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak, mereka terpaksa harus mengikut proses belajar mengajar di masjid.

Saat ditemui disela kegiatan belajar, Maesa Ayu, siswa SD Semanu mengaku bahwa jalur yang biasa dilewati terendam air dengan ketinggian kurang lebih setengah hingga satu meter.

“Tidak bisa ke sekolah, jalan menuju sekolah terendam,” tuturnya. Dengan dampingan para relawan, para siswa tetap serius mengikuti jalanya proses belajar.

Tak hanya di wilayah Kecamatan semanu, musibah banjir dan pohon tumbang juga sempat menimpa sejumlah wilayah lain di Gunungkidul. Hujan deras juga mengakibatkan meluapnya beberapa sungai di Gunungkidul. Warga yang tinggal di kawasan yang dekat dengan sungai sempat khawatir banjir besar kembali terulang.

Sementara itu, beberapa lokasi wisata terdampak hujan ekstrim kemarin diantaranya di kawasan destinasi wisata Pantai Kukup dan kawasan wisata minat khusus Kali Suci. (Wibowo)

Komentar

Komentar