Bangun Pagi Lalu Ke Gunung Ireng, Nikmati Indahnya Vista Matahari Terbit

oleh
Panorama pagi di Gunung Ireng. KH.

PATUK, (KH),– Jangan malas bangun pagi. Sesekali bergegaslah saat pagi buta ke gunung atau bukit dan nikmati pemandangan matahari terbit yang menakjubkan. Agenda tersebut dapat dijadwalkan saat libur sekolah yang datang tidak lama lagi.

Salah satu pilihan tempat menikmati matahari terbit atau sunrise di Gunungkidul yakni di Gunung Ireng. Lokasi ini berada tak begitu jauh. Hanya dibutuhkan 1 jam perjalanan darat dari Yogyakarta. Gunung Ireng tepatnya berada di Dusun Srumbung, Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Salah satu pengelola, Gito mengatakan, Gunung Ireng telah dikelola menjadi destinasi wisata minat khusus sejak 2014 lalu. Namun benar-benar intens digarap pada tahun 2016.

“Kami buat Gazebo, spot photo, dan toilet. Di Gunung Ireng bisa melihat sun rise yang indah, membuat karya photo milky way, atau juga bisa dipake photo prewedding,” katanya menyebutkan data tarik Gunung Ireng, Senin, (17/6/2019).

Guna menunjang pengembangan dan perawatan, pengunjung yang datang sekedar diminta membayar sumbangan dan biaya penitipan kendaraan sebesar Rp. 5 ribu.

Pengelola meminta pengunjung untuk mencintai lingkungan, salah satunya dengan menjaga kebersihan. Apabila aktivitas menimbulkan sampah diharapkan untuk tak dibuang di semabrang tempat.

“Juga jangan merusak barang-barang atau properti di kawasan area gunung,” pinta Gito.

Pesona Gunung Ireng telah beredar luas di dunia maya. Tak heran jika Gito menyebut destinasi wisata ini ramai pengunjung saat hari Sabtu dan Minggu atau saat hari libur.

Pengelola rela bangun lebih pagi. Karena, umumnya pengunjung ingin mengejar momentum matahari terbit, maka selepas waktu Subuh pengelola telah siap melayani di area pintu kedatangan.

Apabila tiba di kawasan Gunung Ireng, pengunjung harus menaiki puluhan anak tangga untuk sampai di puncak bukit berbatu tersebut. Dari puncak, tatapan semua mata pengunjung akan fokus mengarah ke arah timur. Melihat vista dan mengabadikan dengan kamera detik-detik sang mentari perlahan menyembul manampakkan diri dengan semburat keemasan. Kabut putih yang merata di sekeliling bukit membuat pengunjung merasa berada di atas awan.

Komentar

Komentar