Bahaya, Tanjakan Tinggi Menuju Pantai Sebaiknya Dikepras

oleh
SAPTOSARI, kabarhandayani.– Sebagai salah satu unsur pengelola destinasi wisata, petugas pemungut retribusi menuju Pantai Ngrenehan, Ngobaran, dan Nguyahan berharap adanya pembenahan jalan pada beberapa titik yang dianggap rawan kecelakaan.
Disampaikan Sudaryono, salah satu petugas pemungut retribusi, wisatawan mengeluhkan adanya tikungan tajam dan tanjakan tanpa rambu. Dua tanjakan terjal seringkali menyebabkan kendaraan terperosok karena kurangnya persiapan untuk menaiki tanjakan.
“Ke selatan sekitar 300 meter dari balai desa, ada tanjakan Ngasem, termasuk di wilayah Padukuhan Mendak, Desa Kanigoro. Setelah turunan langsung naik lebih tinggi lagi. Bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan medan tersebut pasti tidak mengambil ancang-ancang untuk segera menaiki tanjakan tersebut,” ujar Sudaryono (24/7/2014).
Ia berharap ada perhatian dari dinas terkait, minimal ada pemasangan rambu, lebih baik lagi kalau tanjakan tersebut dikepras sehingga lebih landai. Aspek keamanan wisatawan menjadi hal penting bagi pelaku wisata.
Ditambahkan Susanto, Kabag Pemerintahan Desa Kanigoro, satu lagi tanjakan yang rawan yaitu tanjakan Tompak Macan, berada sekitar 1,5 kilometer ke utara dari Balai Desa Kanigoro. Ia menghimbau kepada wisatawan, apabila ragu, lebih baik posisi persneleng pada gigi satu ketika menaiki dua tanjakan tersebut.
Sebagai antisipasi, di puncak tanjakan Ngasem, pengendara dari arah selatan lebih baik belok ke kiri melewati jalur alternatif, dengan begitu dapat mengurangi kepadatan pada tanjakan tersebut. Pihaknya akan mengupayakan karang taruna untuk memasang rambu sederhana.
Susanto berharap segera ada perhatian dari dinas terkait untuk perbaikan jalur wisata di desanya. Disampaikan, akhir tahun lalu jalan sejauh 5 kilometer dari pantai telah direhab, selebihnya ke utara hingga Pasar Trowono juga butuh perbaikan karena banyak berlubang.
“Destinasi wisata sebagai penghasil Pendapatan asli daerah (PAD) yang besar, hendaknya diperhatikan,” harapnya, Jum’at, 25/7/2014. (Kandar/Hfs)

Komentar

Komentar