Apa Isi Doa Rasulan?

Warga berebut mengambi isi gunungan rasulan. Dok: KH.
Warga bersiap mengambil makanan uborampe gunungan sehabis doa rasulan. Dok: KH.

KABARHANDAYANI — Bulan Maret-Mei-Juni-Juli-Agustus adalah “bulan baik” di berbagai perdesaan Gunungkidul. Mengapa? Karena pada rentang waktu tersebut, warga di berbagai pedusunan menggelar acara merti dusun atau yang lebih populer dikenal sebagai rasulan. Tradisi rasulan adalah ritual ucap syukur warga perdesaan atas berkah Tuhan melalui hasil panenan pertaniannya.

Ucap syukur itu diwujudkan dalam pesta dusun dan atau desa dengan acara pokok adalah kenduri doa. Sebelumnya, warga terlebih dahulu melakukan resik-resik lingkungan, resik-resik belik, sendang, kali, atau sumber air di desanya. Mengapa resik-resik sendang? Karena air itu tanda pemeliharaanNya yang menghidupi para penduduk, air itu sumber daya yang memungkinkan para petani mampu mengolah tanah dan tanam-tanaman menjadi sumber pangan.

Ingin mengetahui apa dan bagaimana tipologi isi doa dalam tradisi rasulan? Simak video berikut https://youtu.be/xopefCAW_xo:

_______

KH/Red.

 

 

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar