Alami Gangguan Jiwa, Ibu Paruh Baya Bunuh Diri Di Bukit

oleh
Ilustrasi.

GIRISUBO, (KH),– Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di Gunungkidul. Seorang ibu paruh baya, Ngatmi (55) warga Padukuhan Songbanyu, Desa Songbanyu Kecamatan Girisubo melakukan gantung diri di bukit di belakang rumahnya, Sabtu, (17/2/2018).

Berdasar informasi Polsek Girisubo, Ngatmi ditemukan gantung diri oleh kakaknya sendiri, Satino (60). Sebelumnya korban meninggalkan rumah sejak pukul 12.00 WIB sehari sebelumnya.

Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, melalui rilis informasi menyebutkan, semenjak kepergiannya dari rumah, korban dicari-cari pihak keluarga dan warga sekitar. Hingga malam hari korban tidak juga ditemukan.

Hari berikutnya, kakat korban berinisiatif mencari keberadaan korban di bukit di belakang rumahnya. Prediksinya tidak meleset. Korban ditemukan, namun sudah dalam keadaan gantung diri.

“Setelah menerima laporan, petugas mengevakuasi dan mendampingi petugas puskesmas melakukan pemeriksaan,” tutur AKP Mursidiyanto.

Dari penuturan pihak kelaurga diperoleh keterangan bahwa korban mengalami gangguan jiwa. (Kandar)

_________________

Himbauan Redaksi KH: Risiko kejadian bunuh diri dapat menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Karena itu, mari peduli diri sendiri, keluarga, dan sesama. Apabila menghadapi permasalahan rumit dan butuh pertolongan orang lain, mari tidak segan untuk menceritakan kesulitan yg dihadapi. Meminta pertolongan orang lain atas kesulitan yang dihadapi bukan perbuatan hina atau tercela. Apabila menemui sesama dengan tanda-tanda membutuhkan pertolongan darurat, segera hubungi RT/RW/dukuh/ Kades  untuk dapat segera dihubungkan ke layanan medis atau institusi lainnya yang dapat membantu memberikan pertolongan. Mari sayangi diri sendiri, sayangi keluarga dan sayangi sesama. (Kandar)

Komentar

Komentar