Ada Puluhan Ribu UMKM, Tapi 50% Produk Di lapangan Masih Dari Luar

oleh
Pembinaan UMKM di dalam Gua Rancang, Playen. KH/ Wibowo.

PLAYEN, (KH),– Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan pembinaan UKM, Rabu, (11/4/2018). Pembinaan tersebut dilaksanakan di Gua Rancang, Desa Bleberan, Kecamatan Playen.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Widagdo mengatakan, pembinaan bertujuan untuk mendorong pelaku UKM agar mampu bergeliat mendukung pariwisata.

“Pelaku usaha harus mampu berinovasi sesuai dengan permintaan pasar. UKM diharapkan dapat melihat peluang dengan memanfaatkan perkembangan wisata,” harap Widagdo.

Menurut pengamatannya, produk olahan di sejumlah toko oleh-oleh sebagian masih berasal dari luar daerah. Hal tersebut ironis, sebab jumlah UKM di Gunungkidul ada sebanyak 38.000.

Untuk itu, pelaku UKM juga didorong meningkatkan kapasitas SDM. Agar pemanfaatan hasil pertanian yang ada di Gunungkidul dan potensi bahan dasar olahan yang lain tergarap maksimal.

“Pelaku usaha masih banyak menghadapi kendala diantaranya permodalan. Mereka juga kesulitan mengakses pinjaman dengan bunga ringan,” tambah Widagdo.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pelaku usaha, Sudarto meminta diberikan pelatihan bahasa inggris. Menurutnya kemampuan berbaha inggis sangat dibutuhkan ketika melayani wisatawan asing. (Wibowo)

Komentar

Komentar