81 Mahasiswa UGK Diwisuda: Kantongi Ijazah Bukan Jaminan

oleh
Wisuda UGK sarjana strata 1 periode XII Tahun Akademik 2018/2019. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Sebanyak 81 mahasiswa Universitas Gunung Kidul (UGK), Rabu, (21/8/2019) diwisuda. Pelaksanaan wisuda sarjana strata 1 periode XII Tahun Akademik 2018/2019 ini berlangsung di gedung serba guna di Siyono, Playen, Gunungkidul, DIY.

Dalam kesempatan ini, Rektor UGK, Saryana, S.IP, M.Si., menyampaikan, 81 peserta wisudawan berasal dari prodi Administrasi Negara (AN), Ekonomi Pembangunan, Sosiatri, Agroteknologi dan Teknik Sipil.

“Wisuda bukanlah titik akhir dari perjuangan, melainkan titik awal perjuangan mempertaruhkan keilmuan dalam dunia yang nyata,” kata dia.

Pihaknya berpesan, sarjana yang mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk membingkai jiwa entrepreneur akan menjadi jembatan emas mencapai masa depan yang gemilang. Namun sebaliknya, sarjana yang hanya berpangku tangan kurang kreatif dan inovatif memanfaatkan informasi global akan mengalami kegalauan.

“Pada tahun 2030 nanti akan banyak pekerjaan manusia digantikan dengan teknologi. Orang akan kehilangan pekerjaan karena yang lumrah dikerjakan otot akan digantikan robot,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Gunungkidul, Eddy Praptono M.Si., mengutarakan, UGK berdiri dan berkiprah didunia pendidikan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal dan kompeten diberbagai bidang keilmuan.

“Karena dunia kerja saat ini membutuhkan SDM yang kompeten bukan sekedar SDM yang mengantongi ijazah kesarjanaan,” ujar Eddy Praptono.

Wisuda UGK sarjana strata 1 periode XII Tahun Akademik 2018/2019. (KH/ Kandar)

Menyikapi harapan masyarakat terhadap pendidikan perguruan tinggi di Gunungkidul, Eddy berharap, UGK konsisten berpartisipasi dalam pembangunan manusia di era milenial dan terus meningkatkan kualitasnya. UGK tidak sebatas memberikan proses pembelajaran saja kepada peserta didik, tetapi dapat menjadi perguruan tinggi swasta yang semakin dipercaya masyarakat, meningkatkan pendidikan karakter, memiliki mutu, serta menunjukkan karya bakti yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Mewakili Bupati Gunungkidul, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Siti Isnaini Dekoningrum SH., berharap, para wisudawan tidak keluar dari Gunungkidul. Tetapi tetap berkarya mengabdikan diri di tanah kelahiran turut mewujudkan Gunungkidul yang maju, berdaya saing, makmur dan sejahtera.

“Ijazah bukan jaminan mendapat kemudahan untuk bekerja atau berkarya serta berwirausaha, namun harus mamapu berpindah dinamis untuk mampu mendapatkan kerja maupun menciptakan lapangan kerja,” himbaunya. (Kandar)

Komentar

Komentar