5 Tahun Batik Cangkring, 6 Pembatik Tersertifikasi Badan Standar Nasional

oleh
Peringatan 5 tahun Batik Cangkring. KH.

WONOSARI, (KH),– Kelompok pembatik di Dusun Bansari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Batik cangkring genap berusia 5 tahun. Peringatan digelar Sabtu, (9/11/2019) dengan syukuran dan ditandai pemotongan tumpeng.

Ketua kelompok, Muji Lestari mengutarakan, perjalanan kelompok batik agar kegiatan membatik konsisten bertahan dinilai tak mudah. Tidak lama semenjak dirintis tokoh batik Gunungkidul, Guntur Susilo, kegiatan membatik sempat vakum.

Padalah, berdasar penilaiannya, potensi Sumber Daya Manusia (SDM) ibu-ibu sebagai anggota kelompok cukup besar. “Kami satukan lagi semangat. Belasan pembatik kemudian berusaha bangkit. Pengadaan bahan dan perlengkapan batik sempat kami tempuh dengan cara mengangsur,” ujar Muji Lestari.

Buah dari kerja keras direngkuh. Lambat laun produk Batik Cangkring diterima pasar. Bersamaan perhatian dari pemerintah daerah hadir. Anggota Batik Cangkring mendapat pembinaan dari Disperindag.

Eksistensi kelompok batik yang dipimpin Muji Lestari semakin membaik ketika berbagai event lokal diikuti. Prestasi kelompok dalam kompetisi melalui media pameran berulang kali diraih.

“6 pembatik dari kelompok kami telah mendapat Sertifikasi Kompetensi Pembatik yang dikeluarkan Badan Standar Nasional (BSN) Pembatik dari Semarang,” kata Muji bangga.

Tak hanya itu, perkembangan jumlah anggota juga terjadi. Dari yang sebelumnya berjumlah 15 orang saat ini ada 40-an anggota. Mereka berasal dari seputar Kecamatan Wonosari dan Playen.

Muji berharap, di tengah persaingan pasar batik yang semakin ketat Batik Cangkring mampu bertahan bahkan skala penjualannya bertambah semakin besar. Terlebih dengan akan diterimanya dampingan dan introduksi teknologi dari Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA LIPI) Yogyakarta pada tahun 2019 ini.

“Kami akan mendapat pelatihan batik cap dan hibah peralatan dari LIPI. Mudah-mudahan dapat kami manfaatkan optimal,” harap Muji. (Kandar)

Komentar

Komentar