5 KK Di Nglipar Dan Gedangsari Terdampak Longsor Akan Direlokasi

oleh
Peninjauan rencana relokasi warga terdampak longsor. foto: istimewa.

GUNUNGKDUL, (KH),– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gunungkidul berencana akan melakukan relokasi 5 kepala keluarga (KK) yang terdampak longsor pada, (6/3/2019) lalu.

Pelaksana kegiatan relokasi dari Baznas Gunungkidul, Suwarno, S.H., mengatakan, 5 KK tersebut 3 diantaranya merupakan warga Nglipar, sementara 2 yang lain merupakan warga Kecamatan Gedangsari.

“Sukardi, Suparno dan Ariyanto asal Padukuhan Pringombo, Desa Natah, Kecamatan Nglipar akan direlokasi di Padukuhan Blembeman, Desa Natah yang akan menempati tanah kas desa dengan proses tukar guling,” jelas Suwarno, saat meninjau tempat calon relokasi di Nglipar, Selasa, (19/3/2019).

Sementara, dua kepala keluarga lainnya, Adi Wiyono dan Adi Kuswoyo yang semula di Padukuhan Baturturu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari akan direlokasi di wilayah setempat pada lokasi yang lebih aman.

“Yang satu sudah dipersiapkan dan yang satu masih menunggu penentuan lokasinya,” imbuh dia.

Dari 5 kepala keluarga tersebut dianggarkan oleh Baznas sebanyak Rp. 70 juta serta ditambah swadaya masyarakat berupa tenaga dan material lainnya.

Rencananya masing-masing KK akan dibuatkan rumah layak huni sederhana dengan ukuran 6×9 meter dan 5×7 meter.

Salah satu warga yang hendak direlokasi, Suparno, mengaku senang dan berterimakasih dengan adanya realisasi relokasi bagi keluarganya.

“Sebab nanti keberadaan kami akan lebih aman dan nyaman, selain itu akan mendapatkan akses jalan yang lebih mudah,” ucapnya seraya bersyukur.

Komentar

Komentar