20 Tahun Ponpes Darul Qur’an Wal Irsyad: Dari 7 Menjadi 1.300 Santri

oleh
Harlah Ponpes Darul Qur'an Wal Irsyad Wonosari, Gunungkidul. KH
Harlah Ponpes Darul Qur’an Wal Irsyad Wonosari, Gunungkidul. KH

WONOSARI, (KH),– Awalnya hanya 7 santri, kemudian setelah berumur 20 tahun Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Wal Irsyad Wonosari, Gunungkidul memiliki 1.300 santri. Perkembangan tersebut disampaikan Pimpinan Ponpes Darul Qur’an Wal Irsyad, KH Kharis Masduki M.Pd.I., saat memperingati Hari Kelahiran (Harlah) ke 20, Senin, (21/1).

Perjalanan panjang telah membawa kemajuan di Ponpes tersebut. Selain memiliki banyak kegiatan keagamaan, beberapa lembaga pendidikan juga mampu didirikan.

“Ribuan santri belajar di lembaga pendidikan mulai dari Raudlatul Atfal, Madrasah Ibdtidiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), SMK, dan kegiatan Tahfidz Al Qur’an,” papar Kharis Masduki.

Pihaknya menambahkan, kemajuan pondok tak lepas dari dukungan dari banyak pihak. Contohnya, Bank Indonesia (BI). BI juga masuk ke pondok melakukan pendampingan pemberdayaan ekonomi.

“Kami sudah memiliki minimarket dan memproduksi minuman halal,” imbuhnya bangga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos mengatakan, Ponpes Darul Qur’an sudah memberikan kontribusi dalam pendidikan dan syiar agama.

“Harapannya santri bisa berkembang dan memiliki keterampilan. Sehingga membentuk santri yang cerdas, ” ujar Badingah.

Sehingga, lanjut Badingah, santri kelak dapat menjadi pemimpin umat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Gunungkidul, H Aidi Johansyah menuturkan, Ponpes Darul Quran pada usia ke 20 telah mengukir banyak prestasi. Salah satunya pada lomba MTQ nasional.  Dimana salah satu santrinya memperoleh juara.

Tasyakuran ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati Gunungkidul, Badingah S.Sos kemudian diserahkan kepada Pimpinan Ponpes Darul Qur’anWal Irsyad, KH Kharis Masduki M.Pd.I. (Kandar)

Komentar

Komentar